Duduk termenung...
Dalam panas yg terik, ia menatap jalan2 yg sesak
Matanya yg mulai sayu menahan asap motor
Nafasnya mulai terengah m'hirup asap mobil
Jari2 lentiknyapun beranjak menutup hidung sang anak
Telapak kakinya merintih kepanasan menahan aspal jalanan
Kecrekan jelek bertahta di tangannya
Bocah kecil menangis dalam gendonganya
Kain panjang utk m'gendong diikat kencang di pundaknya...
Di pundaknylah beban kehidupan ini...
Dipundaknyalah terikat kain tuk menahan sang anak...
Di pundaknyalah si bocah b'harap sesuap nasi...
Di pundaknyalah tmp merintih & menangis si anak
Hingga hari mulai gelap & sepi
Pundak sang ibu tetap menopang dgn sejati utk hidup sang anak...
Rabu, 16 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cerita Kita di Batu, Malang, dan Bromo
Di blog gw kali ini, gw ingin cerita tentang perjalanan gw dan temen-temen ke Malang. Sebenernya banyak tempat wisata lain yang udah pernah ...
-
Share to Others adalah tema yg diangkat dalam Temu Bina Pelayan (TBP) kali ini. Tepatnya pada Kamis, 15 Desember 2011. TBP kali ini agak ber...
-
Ingin ku tahu... Tapi ku enggan bertanya Karna ku takut Jawabmu kan menyakitkanku...
-
Pagi itu hujan deras tiada henti menutup mentari tuk memancarkan sinarnya. Begitu dingin yg kurasa hingga menusuk tulang. Setelah semalam ku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar