Senin, 23 Januari 2017

Tetes

Tes
Tes
Tes
Tes
Tes
Tes
Tes

Tak tahan, menetes air mata ini.
Jatuh basahi pipi.
Menurun membasahi bantal tidur ku.
Di kamar yg gelap ini hanya suara jarum jam yg terdengar menemaniku. Tak ada lagi kehangatan suaranya yg berisikan sayang.
Terlintas di benak segala kenangan indah dengannya. Membawa airmata ini semakin jatuh menetes.
Ia yg dulu memberi cinta, ia pula yg pergi membawa cintanya.
Oh ya Tuhan, betapa sakit yg ku rasa. Ia yg ku sayang, ternyata menyayangi yg lain, masa lalunya.
Betapa hancur hati ini kala itu. Hanya air mata yg setia datang membasahi pipiku.
Tak ingin hati tuk melepasnya pergi.
Andai ia tahu betapa ku menyayanginya.
Andai ia tahu betapa ku tak ingin kehilangannya.
Tuhan,,, aku gak kuat... kenapa masalah bertubi-tubi datang tiada henti.
Seperti hujan, masalah demi masalah membanjiri hidupku.
Mulai dari mama yg jatuh dan lumpuh, masalah dgn abgku, ditambah lg aku yg blm juga mendapatkan pekerjaan, kemudian di tambah dengan masalah penyakit parah di tubuh kaka ku, dan kini yg membuat ku semakin tidak sanggup ialah dia yg kusayangi telah berubah hatinya tak lagi seperti dulu.
Setelah ini, apa lagi ya Tuhan? Begitu sayangnya kah Kau padaku hingga Kau ijinkan aku di titik terendah dlm hidupku???

Tes
Tes
Tes
Tes
Tes
Tes
Tes

Maafkan ku bantal, kau basah karna air mata ini.

Minggu, 22 Januari 2017

Four years for strugle




27 Mei 2015
Hay guys, udah lama nih gw gk nulis di blog gw ini. Maklum "sibuk". Tapi kali ini gw mau nulis tentang perjalanan 4 tahun lebih gw kuliah di UNJ. Sebenernya nothing special sih selama 4 tahun kebelakang, tapi kenapa gw tulis disini? karna gw mau kasih liat betapa Tuhan gw unlimited saat gw berada di posisi limited.

Perjalanan 4 tahun lebih gw kuliah bukanlah perjalanan yang mudah untuk gw lalui banyak tantangan, perjuangan, kerikil, dll. Tapi meskipun demikian gw sangat bersyukur selama gw kuliah gw mendapatkan keluarga baru yang begitu sangat luar biasa. bahkan mereka mampu mengubah gw seperti sekarang ini. penasaran seperti apa 4 years for strugle gw? let's read this...


"pra-kampus"
sengaja sebelum gw cerita panjang lebar tentang perkuliahan gw, disini gw sekilas mau cerita sebelum gw masuk UNJ. Berawal dari gagalnya gw masuk UI lewat jalur SELEKSI MASUK UI (SIMAK UI) pada jaman itu, pada hal gw udah ikut les/bimbel persiapan SIMAK UI.Tapi apa boleh buat, Tuhan berencana lain. Jujur saat itu gw kalut, bingung dan sedih gw harus gimana. Singkat cerita gw memutuskan untuk ikut tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tanpa bimbel/les gw hanya mengandalkan Tuhan dan masa belajar selama 1 bulan. Puji Tuhan,  gw lulus tes ini dan masuklah gw di UNJ.

Semester pertama harus gw awali dengan Masa Pengenalan Akademik (MPA). Disinilah gw mulai mengenal temen-temen gw dan dunia kampus gw. Di semester awal ini gw banyak beradaptasi dengan dunia baru gw, mulai dari temen baru, lingkungan baru, cara belajar baru, semua nya serba baru. Waktu terus berjalan membawa gw menuju semester dua dimana gw sudah mulai menyesuaikan diri dengan kampus baru gw ini.

Anak-anak 10SA

Satu hal yang menurut gw paling menyenangkan adalah memiliki keluarga baru di kampus apa lagi mereka temen-temen seiman. Mereka adalah PMK UNJ. tempat dimana gw banyak menempa diri dan bertumbuh rohani gw. Setiap persoalan di semester ini mulai muncul tapi semuanya bisa gw lalui hingga gw beranjak ke semester tiga.
PMK FBS saat Natal UNJ 2010

Di semester tiga inilah gw merasakan perkuliahan yang sesungguhnya. Anugrah luar biasa di semester ini gw mulai dipercaya menjadi panitia dalam acara PMK hingga akhirnya gw dianugrahi pelayanan menjadi TK FBS. Sebuah anugerah yg luar biasa banget gw dipercayain disini. padahal kalo dipikir-pikir masih ada orang di luar sana yang lebih pantes dibanding gw. Disinilah gw mengenal lebih dalam tentang yang namanya pelayanan, kerohanian, dan iman gw pun mulai bertumbuh.
TK FBS 2011-20112


Bersama dengan Frans, Ivana, Lintang dan korfak kami ka floren, gw melewati pelayanan di semester tiga ini penuh suka dan duka. bahkan pernah suatu waktu gw terjatuh dalam pelayanan tapi mereka ada Tuhan pakai untuk membuat gw bangkit kembali. Di semester ini pula gw mulai "kehilangan" kebersamaan dengan temen2 di jurusan dan di kelas lantaran kesibukan gw menjadi TK sangat menyita waktu, pikiran, tenaga, dll. sehingga waktu untuk bisa bersama temen sekelas sangat sedikit sekali.



Hari-hari gw banyak diisi sama yang namanya kordinasi, harus dateng di rapat ini itu, nemenin latihan pelayan, harus ini itu dan masih banyak lagi. tidak heran setiap hari gw harus pulang hingga malam hari. Tapi inilah Unlimited Love yg Tuhan berikan ke gw, gw bisa melewati semua hingga akhirnya gw memasuki semester 4. Masih dengan pelayanan gw sebagai TK FBS dan status gw yang mahasiswa tingkat 2, Tuhan terus menunjukkan kasih dan kuasaNya yang luar biasa di hidup gw. bahkan saat gw udah gak mampu untuk berbuat apapun, ia yang turun tangan menolong gw.

Nggak perlah lepas dari pikiran gw betapa Tuhan selalu membantu gw melewati semester demi semester. terkadang gw berada di titik terendah hidup gw dalam menjalani perkuliahan, tapi berkat mereka, orang-orang yang Tuhan tempatkan di hidup gw yg membuat gw bisa bangkit kembali. semester 4 ini gw merasakan beratnya mata kuliah yang harus gw lalui, materi kuliah yang semakin sulitm tugas-tugas yang semakin banyak, belum lagi pelayanan yg harus gw jalanain saat itu menambah menjadi panitia di fakultas gw.

Bisa dibilang selama kuliah waktu gw banyak gw habiskan di kampus bersama temen-temen pmk. merekalah orang-orang yang luar biasa yang Tuhan tempatkan di hidup gw terkhusus anak-anak FBS nya. di akhir semester 4, gw harus mengakhiri pelayanan gw sebagai TK FBS di kampus. Jujur saat itu perasaan gw campur aduk antara seneng udah kelar jadi TK, sedih harus "pisah" sama mereka dan bingung karna gw diregenerasikan jadi CPKK.

memasuki tingkat tiga atau semester 5, semester yang semaki berat tentunya. Di semester lima ini gw mulai banyak kelimpungan sama yang namanya tugas, tugas, dan tugas. tiada hari tanpa tugas, mulai dari tugas presentasi, menghafal, analisis cerpenlah, novellah, harus baca teori ini itu, dan  masih banyak lagi yang bikin otak gue ngejelimet tiap malem.

Kalo sekedar tugas kuliah aja sih gk maslah banget yang bikin tambah pusing kepala adalah di semester ini gw juga menjadi Pemimpin Kelompok Kecil (PKK). lu semua yang tergabung atau pernah ikutan PMK pasti ngerti bangetlah  ya capek, stres, dan ribetnya jadi PKK. disaat lu lagi ngejar deadline ngumpulin tugas dan besok lu harus mimpin KK di hari itu juga lu akan merasa bahwa jam 2 malam adalah "siang"nya lu (a.k.a tugas+persiapan KK). Belum selesai sampai disitu terkadang harus merasakan gk enaknya "pembatalan" KK di hari H setelah semaleman lembur untuk mereka yang namanya AKK.

Tapi apa itu semua bikin gw galau? sedih? down? apa lagi putus asa? jawabannya TIDAK. Justru dengan beban yang lebih berat yang gw alami di semester ini menjadikan gw semakin kuat, tangguh dan dewasa dalam segala hal. Di semester ini juga gw nggak cuma bertambah ilmunya dalam bidang yang gw pelajari tapi juga bertambah dewasa dan semakin mengerti dengan dunia perkuliahan yang sesungguhnya.

meninggalkan semester lima dan memasuki semester enam, kembali gw melihat tangan Tuhan yang bekerja luar biasa di hidup gue. beban yang gw alami di semester ini tidaklah jauh berbeda dengan semester sebelumnya hingga gue memasuki semester tujuh atau tingkat akhir. disemester ini gw dengan temen-temen seangakatan yang lain mulai dipusingkan dengan urusan skripsi. selain skripsi, gw juga ngambil mata kuliah lain yang belum gw ambil di semester sebelumnya dan ada mata kuliah yang emang harus gw ulang karna tidak lulus.

Tugas demi tugas gw kerjain dan bab demi bab skripsi gw selesaikan hingga akhirnya gw memasuki semester akhir yaitu semester delapan. Disemester ini banyak hal yang gw alami dan tidak sedikit yang mengundang air mata. Bahkan kenyataan pahit harus nambah satu semester lagipun gw rasakan di semester delapan ini. ()

Dan tibalah gw di semester (beneran) terakhir ini. Segala hal tentang masa kuliah yang pernah gw letain mulai bermunculan di kepala gw. dan gw pun ngerasa waktu berjalan begitu cepat dan tidak terasa gw akan meninggalkan kampus yang telah banyak memberikan cerita di hidup gw ini.

Sakit dan getirnya menyelesaikan skripsipun gw alami selama dua semester ini. muali dari batal bimbingan, revisi yang nggak ada ujungnya, laptop rusak, ngetik ulang 3 bab skripsi, sakit karna tidak tidur, lembur yang lupa antara siang atau malam, dan berbagai hal yang mengundang air mata.

itulah 4 tahun lebih perjuangan gw dalam dunia kampus. ada suka, tak sedikit duka, terkadang datang air mata, namun selalu Tuhan sertai detik demi detik perkuliahan gw ini. hingga tiba saatnya sekarang gw memakai jubah kebanggaan mahasiswa (a.k.a toga).
Perjuangan pnajang selama 4,5 tahun bibayar dalam sehari saja dengan kebanggan di atas dada yang membawa ijazah dan raga yang dilindungi oleh toga.

semua hal yang udah gw lalui sepanjang kuliah tidak lepas dari campur tangan Tuhan yang luar biasa. Ia bekerja diluar kemampuan gw untuk mengerti akan semua hal. dan dengan pertolongannya yang ajaib selesailah sudah kuliah gw ini di UNJ. Gw yakin Tuhan Yesus yang sama saat menyertai perkuliahan gw Dia akan sertai juga kehidupan ge di depan. Masa depan gw pun hanya gw percayakan pada tanga yang tepat, yaitu tangan Tuhan Yesus Kristus.

Dan melalui blog gw ini, gw mau mengucapkan terimakasih yang tedalam untuk kalian yang sudah banyak membantu, mendukung, bahkan menoakan gw selama kuliah. Terimakasih juga untuk setiap hal yang bisa kita lewati bersama, tertawa bersama, capek bareng, gila bareng, bahkan pernah menangis bersama. itu semuanya gw bungkus rapat-rapat dan gw simpan dalam-dalam di dasar hati.

dan gw pun menyadari selama kuliah gw pasti pernah bikin salah sama kalian, melalui blog ini juga dan tanpa mengurangi rasa hormat pula gw mau minta maaf atas apapun kesalahan yang pernah gw buat ke kalian.

The last... But not the end, see you on the next story...

Beriku Jawab

Ya tuhan, aku gak tau apa yg sedang aku rasakan. Hati ini begitu sedih. Ingin rasanya ku menangis sampai puas ya Tuhan, tapi selalu saja ku tahan air mata ini di hati.
Tuhan, tiap saat ku memikirkan nya, tiap saat ku merindukannya. Tapi kini ia berubah.

Ya tuhan masihkah ia seperti dulu? Ia yg ku kenal begitu menyayangiku? Kenapa kini ia berubah? Hati ini begitu gundah ya Allah.
Haruskah ku pergi tinggalkannya? Atau haruskah ku bertahan? Begitu banyak tanya melintas di benak ini. Seribu tanya hadir tapi ku hanya perlu satu jawab.
Berikan ku jawab ya Tuhan...

Kamis, 19 Januari 2017


Diposting 2016.

Aku Kembali

Halooo para pembaca "Saxifrage" semua...
Gak terasa udah 2017 aja dan selama 2016, di blog ini, gw gak ada memposting apapun, baik itu puisi2, artikel, curhatan, ataupun cerpen, dll.
Tapi bukan berarti selama setahun itu gw gak ada nulis apapun. Hanya saja tulisan2 yg gw buat diposting di media sosial yg lain seperti instagram atau path.
Kalo ditanya kenapa gak posting disini, alasannya sih simple karna kesibukan kerja mungkin. Lagipula medsos memudahkan gw untuk memposting tulisan2 gw terutama yg berupa puisi2.


Dan di awal 2017 ini, gw pengen kembali lagi nih untuk memposting tulisan2 gw disini. Gak jauh berbeda dengan tulisan2 gw di tahun2 yg lalu, isi nya bisa curhatan, puisi, pemikiran gw, dll.
Yang pasti, disini gw cuma mau bilang "aku kembali" memposting tulisan2 disini. Udah kangen juga buat nulis lagi di blog ini. Beberapa tulisan gw di 2016 akan gw posting disini.
Untuk yg suka, silahkan baca dan untuk yg gak suka sama tulisan2 gw silahkan tinggalkan tempat ini. Hahaha
Terakhir, selamat membaca. :)

Selasa, 17 Januari 2017

Hati yang Malang

Dlm kesendirian ku terdiam
Menahan setiap rasa menyiksa
Ingin pecah
Hingga air mata tertumpah ruah
Hiruk - pikuk keramaian ku rasa sepi
Galau jiwa membunuh waktu
Tak tahu kata apa tuk melukis
Kegundahan yg merajalela di kalbu
Oh sungguh hati yg malang

Cerita Kita di Batu, Malang, dan Bromo

Di blog gw kali ini, gw ingin cerita tentang perjalanan gw dan temen-temen ke Malang. Sebenernya banyak tempat wisata lain yang udah pernah ...