Mencintai seseorang atau dicintai seseorang memang adalah hal yg indah. Namun lebih indah jika dicintai oleh orang yg kita cintai.. Itu merupakan hal yg terindah dalam hidup percintaan seseorang.
Namun apa jadinya jika cinta yg kita rasakan tak bisa tersampaikan kepada orang itu. Pasti rasanya akan menyiksa hati kita. Memendam sebuah perasaan cinta yg teramat dalam. Sebenarnya ingin rasanya untuk berkata "aku mencintaimu" kepada dirinya. Namun lidah seperti terasa kelu dan tak mampu bergerak saat melihatnya.
Tapi itu dulu, pesan hati yg tak tersampaikan itu kini akan semakin terpendam karna ia akan pergi meninggalkan ku tuk mencari bunga yg lain. Betapa perihnya hati ini. Andaikan ia tahu isi hatiku, andaikan ia mengerti apa yg kurasa. biarlah rasa ini terus ku pendam dalam samudra hatiku terdalam. Karna sudah tak ada gunanya lagi kukatakan padanya. toh ia sudah akan pergi tinggalkanku. Biar hanya hati yg tahu betapa ku mencintainya...
For someone who has made me laugh. Thank you for everything that you have gave to me...
Sabtu, 29 September 2012
Sakit dan kecewa... pasti itu yg gw rasain saat ini. Bgaimana tidak sahabat yg selama ini paling dekat dgn gw tega menusuk gw dr belakang. Dia khianatin gw. Gk pernah terfikirkan sama gw sebelumnya dia akan berbuat seperti ini. Mungkin dia gk sadar kalo dirinya telah khianatin sahabatnya sendiri.
Entah apa yg ada di hati nya sampai2 dia tega berkhianat....
Maaf, kalo nanti2 gw akan menjauh dari lu. Dan gw gk akan sedeket dulu lagi. Persahabatan kita sudah cukup sampai disini dan sekarang gw udah anggep dia sebatas teman yg gk ingin deket kaya dulu lagi. no less no more.
Persahabatan yg berakhir buruk. tapi inilah kenyataan yg terjadi.
bahkan gk ada kata2 lagi yg sanggup ngelukiskan betapa gw kecewa dan sakit telah dia khianatin.
Entah apa yg ada di hati nya sampai2 dia tega berkhianat....
Maaf, kalo nanti2 gw akan menjauh dari lu. Dan gw gk akan sedeket dulu lagi. Persahabatan kita sudah cukup sampai disini dan sekarang gw udah anggep dia sebatas teman yg gk ingin deket kaya dulu lagi. no less no more.
Persahabatan yg berakhir buruk. tapi inilah kenyataan yg terjadi.
bahkan gk ada kata2 lagi yg sanggup ngelukiskan betapa gw kecewa dan sakit telah dia khianatin.
Alunan Puisi Hilang
Tersenyumlah saat kau mengingatku
Karna saat itu aku sangat merindukanmu
Menangislah saat kau merindukan ku
Karna saat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi...
Pejamkanlah mata indahmu itu
Karna saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Karna aku telah berada di hatimu untuk selamanya
Tak ada yg tersisa lagi untukku selain kenangan2 yg indah bersamamu
Mata indah yg dengannya aku bisa melihat keindahan cinta
Mata indah yg dahulu adalah milikku
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati, cinta dan rinduku adalah milikmu
Cinta mu takkan pernah membebaskanku
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yg lain
Saat sayap2 ku telah patah karna mu
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku
Dan setalah kematian
Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi
Betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yg tengah menghidupi sinar redup ku
Namuun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yg sesungguhnya
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yg lain selain cintamu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dlm jiwaku
Kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam
Mengekalkan kesunyian, kesendiri, dan kesedihanku
Kini aku telah kehilanganmu
Song:
"Hilang semua janji
Semua mimpi2 indah
Hancur hati ini melihat semua ini
Lenyap telah lenyap kebahagiaan di hatyi
Ku hanya bisa menangisi semua ini
Hancur hati ini melihat kau telah pergi
Langit menjadi kelam berkelabu
Menyelimuti hati ini
Mengubah seluruh hidupku
Mengapa semua jadi begini?
Perpisahan yg terjadi diantara kita berdua
Kuakan menanti sebuah keajaiban
Yg membuat kita bisa bersama kembali"
Karna saat itu aku sangat merindukanmu
Menangislah saat kau merindukan ku
Karna saat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi...
Pejamkanlah mata indahmu itu
Karna saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Karna aku telah berada di hatimu untuk selamanya
Tak ada yg tersisa lagi untukku selain kenangan2 yg indah bersamamu
Mata indah yg dengannya aku bisa melihat keindahan cinta
Mata indah yg dahulu adalah milikku
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati, cinta dan rinduku adalah milikmu
Cinta mu takkan pernah membebaskanku
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yg lain
Saat sayap2 ku telah patah karna mu
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku
Dan setalah kematian
Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi
Betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yg tengah menghidupi sinar redup ku
Namuun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yg sesungguhnya
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yg lain selain cintamu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dlm jiwaku
Kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam
Mengekalkan kesunyian, kesendiri, dan kesedihanku
Kini aku telah kehilanganmu
Song:
"Hilang semua janji
Semua mimpi2 indah
Hancur hati ini melihat semua ini
Lenyap telah lenyap kebahagiaan di hatyi
Ku hanya bisa menangisi semua ini
Hancur hati ini melihat kau telah pergi
Langit menjadi kelam berkelabu
Menyelimuti hati ini
Mengubah seluruh hidupku
Mengapa semua jadi begini?
Perpisahan yg terjadi diantara kita berdua
Kuakan menanti sebuah keajaiban
Yg membuat kita bisa bersama kembali"
Senin, 24 September 2012
Mereka Butuh Receh (Part III)
Saat hari akan habis...
Awan telah menarik mentari ke barat
Duduk dengan setia
Nemelas, memohon, berdiam
Tiada kata, hanya mata yg sayu yg bicara
Memutar datang, memutar pergi, menggoyangkan rumput
Mata sayu itu terus bicara
"Ku butuh receh"
Berharap akan tangan2 yg melemparkan bintang
Hingga malam menyapa kelemahannya
Hanyalah roda-roda yg berputar yg ia dapat
Terkadang sampah, terkadang tawa hina, bahkan terkadang
Maut menantang di depan mata
Tibalah dingin menyelimuti hingga tulang2nya
Peperangan rasa sakit dimulai di perutnya dan sekujur tubuh
Terkulai lemah tak berdaya
Batu menjadi bantalnya
Trotoar menjadi alasnya
Tak sanggup lagi ia bertahan
Rintisan hujan menemani hembusan nafas terakhirnya
Awan telah menarik mentari ke barat
Duduk dengan setia
Nemelas, memohon, berdiam
Tiada kata, hanya mata yg sayu yg bicara
Memutar datang, memutar pergi, menggoyangkan rumput
Mata sayu itu terus bicara
"Ku butuh receh"
Berharap akan tangan2 yg melemparkan bintang
Hingga malam menyapa kelemahannya
Hanyalah roda-roda yg berputar yg ia dapat
Terkadang sampah, terkadang tawa hina, bahkan terkadang
Maut menantang di depan mata
Tibalah dingin menyelimuti hingga tulang2nya
Peperangan rasa sakit dimulai di perutnya dan sekujur tubuh
Terkulai lemah tak berdaya
Batu menjadi bantalnya
Trotoar menjadi alasnya
Tak sanggup lagi ia bertahan
Rintisan hujan menemani hembusan nafas terakhirnya
Batu dan Api
Memang...
Aku bukanlah bebatuan yg kau pakai untuk memukuli orang
Tapi aku adalah batu yg injak saat kau berjalan
Pernahkah kau merasakan sakit itu?
Memang...
Aku adalah api yg dipakai untuk membakar
Tapi kau telah memadamkanku
Tahukah kau apalagi gunanya aku setelah padam?
Saat gelap terhilang karna terang
Aku mencari apiku
Namun takku temukan
Dan kini batu yg kau injak telah menjadi keping2 kecil
Lalu sekarang kepingan kecil itu menjadi pasir2 yg semakin terinjak
Hingga pasir itu menjadi debu kau tetap menginjaknya
Tiba pada akhir, debu itu terbawa angin dan hilang lenyap
Itu semua kulakukan agar kau tetap berjalan
Dan kau tak panas karna apiku...
Aku bukanlah bebatuan yg kau pakai untuk memukuli orang
Tapi aku adalah batu yg injak saat kau berjalan
Pernahkah kau merasakan sakit itu?
Memang...
Aku adalah api yg dipakai untuk membakar
Tapi kau telah memadamkanku
Tahukah kau apalagi gunanya aku setelah padam?
Saat gelap terhilang karna terang
Aku mencari apiku
Namun takku temukan
Dan kini batu yg kau injak telah menjadi keping2 kecil
Lalu sekarang kepingan kecil itu menjadi pasir2 yg semakin terinjak
Hingga pasir itu menjadi debu kau tetap menginjaknya
Tiba pada akhir, debu itu terbawa angin dan hilang lenyap
Itu semua kulakukan agar kau tetap berjalan
Dan kau tak panas karna apiku...
Terpetik
Kurasakan petikan gitarmu mengalunkan nada cinta
Jemari menguntai nada demi nada seirama tiupan angin pantai
Suara gitarmu damaikan hati yg nelangsa
Bahkan lebih merdu dari suara ombak itu
Jika ku sang dewi waktu
Kan ku hentikan detik demi detik, agar ku tetap bersamamu
Let it be flow... Let it be done
Every tone you've made, high middle low
Let it be crown in my ears... rhytmic sweetly
Never stop it until the sunset embrace us
Until the night open its darkness for us
Jemari menguntai nada demi nada seirama tiupan angin pantai
Suara gitarmu damaikan hati yg nelangsa
Bahkan lebih merdu dari suara ombak itu
Jika ku sang dewi waktu
Kan ku hentikan detik demi detik, agar ku tetap bersamamu
Let it be flow... Let it be done
Every tone you've made, high middle low
Let it be crown in my ears... rhytmic sweetly
Never stop it until the sunset embrace us
Until the night open its darkness for us
Pesan Tak Tersampaikan
Mungkin langit malam terlalu gelap
Untukku mencari bayang mu disana
Mungkin angin terlalu mesra berhembus
Untukku merasakan cintamu
Mungkin juga terlalu tinggi burung terbang
Sehingga tak mampu sampaikan rasa cintaku padamu
Biarlah perasaan kita tak kan pernah tersampaikan
Agar tak ada satu orang pun yg tahu
Biarlah hanya langit dan bumi yg mengetahuinya
Sampai mereka bersatu
Kitapun kan bersatu
Untukku mencari bayang mu disana
Mungkin angin terlalu mesra berhembus
Untukku merasakan cintamu
Mungkin juga terlalu tinggi burung terbang
Sehingga tak mampu sampaikan rasa cintaku padamu
Biarlah perasaan kita tak kan pernah tersampaikan
Agar tak ada satu orang pun yg tahu
Biarlah hanya langit dan bumi yg mengetahuinya
Sampai mereka bersatu
Kitapun kan bersatu
Langganan:
Komentar (Atom)
Cerita Kita di Batu, Malang, dan Bromo
Di blog gw kali ini, gw ingin cerita tentang perjalanan gw dan temen-temen ke Malang. Sebenernya banyak tempat wisata lain yang udah pernah ...
-
Share to Others adalah tema yg diangkat dalam Temu Bina Pelayan (TBP) kali ini. Tepatnya pada Kamis, 15 Desember 2011. TBP kali ini agak ber...
-
Ingin ku tahu... Tapi ku enggan bertanya Karna ku takut Jawabmu kan menyakitkanku...
-
Pagi itu hujan deras tiada henti menutup mentari tuk memancarkan sinarnya. Begitu dingin yg kurasa hingga menusuk tulang. Setelah semalam ku...