Memang...
Aku bukanlah bebatuan yg kau pakai untuk memukuli orang
Tapi aku adalah batu yg injak saat kau berjalan
Pernahkah kau merasakan sakit itu?
Memang...
Aku adalah api yg dipakai untuk membakar
Tapi kau telah memadamkanku
Tahukah kau apalagi gunanya aku setelah padam?
Saat gelap terhilang karna terang
Aku mencari apiku
Namun takku temukan
Dan kini batu yg kau injak telah menjadi keping2 kecil
Lalu sekarang kepingan kecil itu menjadi pasir2 yg semakin terinjak
Hingga pasir itu menjadi debu kau tetap menginjaknya
Tiba pada akhir, debu itu terbawa angin dan hilang lenyap
Itu semua kulakukan agar kau tetap berjalan
Dan kau tak panas karna apiku...
Senin, 24 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cerita Kita di Batu, Malang, dan Bromo
Di blog gw kali ini, gw ingin cerita tentang perjalanan gw dan temen-temen ke Malang. Sebenernya banyak tempat wisata lain yang udah pernah ...
-
Share to Others adalah tema yg diangkat dalam Temu Bina Pelayan (TBP) kali ini. Tepatnya pada Kamis, 15 Desember 2011. TBP kali ini agak ber...
-
Ingin ku tahu... Tapi ku enggan bertanya Karna ku takut Jawabmu kan menyakitkanku...
-
Pagi itu hujan deras tiada henti menutup mentari tuk memancarkan sinarnya. Begitu dingin yg kurasa hingga menusuk tulang. Setelah semalam ku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar