Andai mata ini dapat
melihat air mataku
Kan ku seka hingga kering
Andai telinga ini dapat
mendengar tangisanku
Kan ku hentikan setiap
desah tangisan
Andai tangan ini mampu
menyentuh basahnya pipiku
Kan ku usap setiap
kesedihan yang menyapa
Bersama sepinya jiwa
waktupun terus berlalu
meninggalkan setiap
kenangan jauh tak tergapai
Dan apabila sang waktu
datang menghampiri
Ku tetap terdiam mematung
Bahkan kelam tak tertahan dalam lubuk hati
Andai mata ini dapat
menutup rapat
Kan ku hentikan setiap
aliran airnya
Kasih...
Dimanakah dirimu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar