Pemimpin Kelompok Kecil (PKK) adalah sebuah
anugerah besar dari Allah yg diberikan kepada seorang pkk. Begitupun menjadi
Anak Kelompok Kecil (AKK) adalah sebuah anugerah yg tak ternilai harganya.
Begitu banyak orang yg ada di dunia ini tapi Allah hanya memilih sedikit orang
untuk memiliki Keluarga Kelompok Kecil, oleh karena itu sudah sepatutnya kita
bersyukur untuk anugrah itu. Ada begitu banyak orang yg ingin mempunyai KK
namun tidak bisa mendapatkannya. Beruntunglah orang2 yg sudah mendapatkannya.
Dari keduanya, baik PKK maupun AKK pasti mempunyai harapannya masing. Dan
inilah harapan dasar mereka...
Yang menjadi harapan seorang PKK bukanlah memiliki
AKK yg aktif dalam pelayanan disana-sini, walaupun itu baik adanya dan mungkin
akan menjadi kebanggaan untuk si PKK. Bukan pula memiliki AKK2 yg pandai dalam
PA bahkan hafal isi Alkitab, walaupun itu baik adanya dan bukan AKK yg terkenal
disana-sini.PKK tidak pernah mengharapkan AKK yg pandai dalam organisasi bahkan
jago dalam organisatoris apapun, meskipun hal itu tidaklah salah, hingga
akhirnya ia sibuk oleh kegiatannya dan meninggalkan KK nya. Mempunyai AKK yg
aktif dalam berbagai kegiatan rohani pun bukan itu yg menjadi harapan dasar
seorang PKK. Lalu, apa sebenernya harapan dasarnya?
Setiap PKK menginginkan AKK nya memperTuhankan
Kristus dalam setiap aspek hidupnya dan Kristuslah yg menjadi pusat Hidupnya.
Ia berharap anak rohani yg dibinanya kelak menjadi murid-murid Kristus yg taat
dan setia menjadi pelaku-pelaku Firman bahkan membagikannya kepada orang lain.
AKK yg menjadi muridlah yg menjadi harapan dasar seorang PKK. Murid yg tidak
hanya mendengar firman, tidak hanya aktif dalam pelayanan, tetapi juga memiliki
hubungan yg intim dengan Allah.
Jika hal itu semua ada pada diri AKK, maka segala
sesuatunya akan berjalan beriringan. Tidak akan sulit untuk meminta akk untuk
melayani karna hal itu akan tumbuh dari hatinya sendiri sebab Kristuslah yg
telah menjadi Tuhanya. Tidak akan sulit mengajak KK sebab itu akan menjadi hal
yg dirindukan. Tidak akan sulit untuk menjangkaunya sebab ia akan terus haus
akan “air”
Lalu bagaimana dengan harapan seorang AKK?
Seorang AKK tentunya mempunyai harapan
dasar pula kepada PKKnya. AKK tidak pernah mengharapkan PKK nya terkenal
dimana-mana sehingga ia sulit untuk mengenal AKK nya sendiri. Tidak juga
mengharapkan PKK yg hatam dalam hal teori ttg melayani namun enggan melayani
AKK, tidak pula yg jago alkitab, bahkan hafal isi alkitab namun tidak dilakukan
dan bukan pula pkk yg sibuk dengan berbagai urusan hingga akk mendapat porsi
hanya 1% dalam 1 bulan waktu yg ada dan tidak mengharapkan porsi 100% waktu
pula sehingga tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain.
AKK megharapkan pkk yg mengenal ia
secara pribadi sebagai seorang sahabat, kakak, dan teman sehingga dapat
menolongnya menjadi lebih dekat dengan Allah sebab akk mengenal Allah melalui
teladan hidup pkk. Hanya harapan sederhana seorang AKK.
Terlihat indah memang harapan itu, tapi
mewujudkannya tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Butuh proses
panjang didalamnya dan tidak terjadi secara instan. Tapi ketahuilah harapan itu
tidak hanya menjadi harapan belaka ketika PKK dan AKK mau bersama-sama berlutut
dan memohon kepada Roh Kudus untuk memimpin dan menuntun mereka menuju
kedewasaan rohani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar