Menulis adalah duniaku...
Dengan menulis ku dapat
ungkapkan semua yg tak dapat terungkapkan dengan mulut
Kesenanganku terhadap
tulisan sudah sejak aku duduk dibangku SMP tepatnya kelas satu. Saat itu aku
adalah anak yg dapat dikatakan pendiam dan tidak banyak berteman dengan orang
lain. Waktu untuk istirahat banyak kuhabiskan di perpustakaan. Disana
kumenemukan hobiku yaitu membaca bahkan buku-buku yg berbahasa kelas tinggi
hingga buku2 “ece2” sudah pernah ku baca.
Suatu saat ketika aku di perpustakaan
aku menemukan sebuah majalah (lupa nama majalahnya). Majalah tersebut adalah
majalah yg berisi karya2 sastra yg luar biasa indah kata2nya. Aku begitu kagum
pada puisi2 yg ku baca di majalah tersebut. Terlintas dalam benakku ku ingin
bisa menulis puisi. Semenjak saat itu aku mulai mengagumi karya2 sastra
khususnya puisi.
Keesokan harinya, aku
kembali lagi ke perpustakaan dan ku bawa secarik kertas dan pulpen. Aku mulai
menulis puisi yg ada di majalah tersebut ke dalam kertasku. Betapa ku kagum
dengan bahasa dan pemilihan kata yg ada di dalam puisis tersebut. Lama kelamaan
aku makin terbiasa menulis puisi yg ada di majalah tersebut ke dalam kertas
file ku. Semakin hari aku semakin tertarik dengan tulisan. Aku pun selalu
menunggu datangnya majalah sastra yg baru.
Beranjak naik ke kelas
dua ku semakin mencintai hobi membacaku. Aku bisa dikatakan anak yg sangat
pendiam, setiap hari hanya menghabiskan waktu sendiri di perpustakaan untuk
membaca dan belajar. Orang2 menyebutku kutu buku.tidak banyak bergaul dengan teman2ku
yg lain dan menutup diri. Namun dari buku2
yg ku baca tersebut ku ingin sekali bisa menulis.
Akhirnya aku pun mulai
memberanikan jemari ini untuk menulis. Aku tidak dapat ingat kapan percisnya
pertama kali ku mulai menulis, tapi yg pasti sedari kecil ku mencintai dunia
membaca dan sejak kelas satu SMP ku mencintai dunia sastra khususnya puisi.
Memasuki masa SMA
tulisan2 puisiku sudah semakin banyak. Awalnya hanya berupa puisi2 rohani,
namun lama kelamaan berubah haluan menjadi pusisi cinta bahkan terkadang aku
menulis dengan tema yg berbeda...
Inspirasi ku dalam
menulis kudapat dari mana saja. Saat melihat awan, pemandangan, orang2 di
jalan, saat ku berjalan, saat ku terdiam, saat ku terduduk, saat ku menyendiri,
saat dimana saja dan kapan saja. Bahkan terkadang justru pengalam pribadiku
menjadi inspirasi terbesarku dalam menulis. Dan ketika inspirasi itu datang
dalam pikiranku, segera ku ambil secarik kertas dan mulai ku ayunkan jemari
ini.
Apa yg ku tuliskan adalah
apa yg ku pikirkan dan rasakan.
Disaat lidah ini mulai
kelu untuk berbicara dan kata2 kata sulit untuk diucapkan, ungkapkanlah semua
yg ingin kau ungkapkan semuanya itu dengan tulisan. Karena terkadang orang
sulit untuk bisa mendengar dan mengerti apa yg kita katakan. Juga, tidak semua
orang mendengar apa yg kita katakan dengan lidah. Oleh karena itu, tulislah
dalam tulisanmu dan biarkan dunia membacanya dan mengertinya dengan pemahaman
mereka. Jangan pernah paksakan mereka untuk selalu mendengar apa yg kita
ucapkan.
“Kata yg diucapkan akan
berlalu bersama angin yg membawanya namun kata yg dituliskan tidak akan hilang
sekalipun angin menerbangkan kertas itu dan api membakarnya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar