Kamis, 30 Mei 2013

Untuk sahabat


Segala perbedaan itu membuatmu jauh dariku biarlah sang waktu menjaga cintamu”,,,
Gak sengaja lagu itu terputar di laptop ku mengingatkanku pada sahabat ku yg kini jauh disana. Lagu ini adalah lagu Ari Lasso yg paling ia suka.
Segala kenangan indah pun terngiang di otakku, apalagi lagu ini mengingatkan ku padanya, saat-saat kami masih bersekolah dulu. Saat masih tertawa bersama, menangis bersama, dan segalanya bersama.
Tapi kini ia telah jauh disana. Ingin sekali ku bisa bertemu dengannya, memeluknya, menangis di pundaknya dan curhat dengannya. Terlebih ketika kuterima pesan singkat darinya yang menceritakan segala permasalahan dan kesedihannya. Ingin rasanya ku ada di sampingnya dan merangkulnya erat-erat dan dan berkata “Riska, jangan sedih yaa...”.
Tetes air mata mengalir di sela derai tawa...” kini lagu itu yg kudengar, semakin kudengar tak terasa air mata membasahi pipi ini. Hujan di luar pun mulai turun seraya mengerti kerinduan ini padanya. Seperti tahu rasa di hati ini.
“Ris, seandainya lu ada disini... gw butuh seorang sahabat disini...” T.T
Rindu yang menyiksa batin ini akankah berakhir? Mengapa jarak memisahkan kita? Mengapa persahabatan kita singkat sekali, hanya ketika kita sekolah? Bisakah kita tetap bersama seperti dulu? Seperti saat kita pulang sekolah bersama, seperti saat kita bercanda bersama, saat kita marahan, saat kita berdua pergi ke TMII, Graha Cijantung, berenang, dan saat ku melihat dirimu dengan nya, saat ku marah padamu, saat kita belajar bersama, bermain bersama, bernyanyi bersama. Dan disaat ku menangis ketika mendengarkan lagu “hampa” di hari jumat, ketika hanya kita berdua saja di dalam kelas sepulang sekolah.
Tidak sengaja (lagi-lagi) lagu “hampa” berputar dilaptop ini dan air mata itupun tak bisa ku bendung lagi.... “entah dimana dirimu berada, hampa terasa hidupku tanpa dirimu, apakah disana kau rindukan aku, seperti diriku yg selalu merindukanmu... selalu merindukanmu
Hujan dan air mata. Ada apa dengan malam ini, mengapa kalian datang bersamaan saat aku sedang merindukan sahabat ku itu?
Tik...
Tik...
Tik..
Tik...
Tik..
Kupandangi foto kita waktu dulu, satu demi satu. Tetes demi tetes air mata. Foto kenangan yg masih kusimpan rapi. Disana kita tersenyum, tertawa, tak ada beban tak ada air mata. Kini semua hanyalah kenangan. Semuanya telah berlalu dan menjadi masa lalu kita. Sekarang saatnya ku simpan baik-baik foto itu dan menutup setiap kenangan dengan rapi di hatiku agar tetap terjaga sampai kapanpun. Juga menyimpan persahabatan ini dalam-dalam di dalam jiwa kita...
Semoga aku masih bisa melewatkan masa separuh putaran bumi, jalanku tak panjang mungkin untuk bisa menuai waktu bersama dirimu”...
 Jakarta, 29 Mei 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Kita di Batu, Malang, dan Bromo

Di blog gw kali ini, gw ingin cerita tentang perjalanan gw dan temen-temen ke Malang. Sebenernya banyak tempat wisata lain yang udah pernah ...